Cari Blog Ini

Kamis, 15 Januari 2015

UNSUR REDOK


REDOKS
1.    Bilangan Oksidasi
-          Oksigen ( O) : umumnya punya bilangan oksidasi -2
 : tetapi ada yang punya biloks -1 khusus H₂O₂
-          Hidrogen (H) : umumnya punya bilangan oksiddasi  +1
  : tetapi ada yang punya biloks -1 khusus NaH
-          Unsur bebas  : punya biloks 
  : contoh O₂, Cl₂, H₂, I₂, Cu, Na, K
-          Logam dalam senyawa punya biloks berdasarkan golongannya
Misal : golongan IA à biloks +1 , IIA à +2
-          Unsur bermuatan punya biloks berdasarkan muatannya
Contoh : X⁺² à biloks +2 , Y¯ à biloks -1
2.   REDUKSI
Ciri – ciri :
-          Mengalami pengurangan oksigen  . Ex : SO₄²¯ à SO₃²¯
-          Penangkapan elektron (e¯ di kiri panah )
Misal : Zn²⁺ + 2e¯ à Zn (reduksi )
-          Mengalami PENURUNAN biloks
Misal : Cu²⁺ à Cu
              2+   à  0
-          NB : OKSIDASI kebalikan dari Reduksi yaa .. J

3.   Ciri – ciri Reaksi Redoks
-          Ada unsur bebas , ex : Cl₂ , Cu, O₂
-          Terjadi perubahan bilangan oksidasi
-          Ada reduktor  (pereduksi ) à zat yang mengalami oksidasi
-          Ada oksidator (pengoksidasi ) à zat yang mengalami reduksi
Cu²⁺ (aq) + Zn (s) à Cu (s) + Zn²⁺(aq)
+2                0               0             +2
     Reduksi
                           Oksidasi
Reduktor à Zn     
Oksidator à Cu²⁺
NB : yang berperan sebagai reduktor dan oksidator yang berada dii KIRI panah
4.    Reaksi AUTOREDOKS ( disproporsionasi )
Reaksi redoks ketika suatu zat mengalami reaksi redoks sacara bersamaan .
5.   Reaksi KONPROPORSIONASI
Reaksi redoks di mana hasil reduksi dan hasil oksidasi merupakan satu zat .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar